Alamat

Jl. Komp Perkatoran, Tematang Aur

Fax

(0736) 91234

Email

mc@selumakab.go.id

Bengkulu, Media Center Kabupaten Seluma – Wakil Bupati Seluma Drs. Gustianto selaku Ketua Percepatan Penurunan Stunting (KPPS) Kabupaten Seluma menghadiri Forum Koordinasi Penilaian Pemerintah Provinsi terhadap Kinerja Pemerintah Kabupaten/Kota dalam pelaksanaan 8 aksi konvergensi penurunan stunting Provinsi Bengkulu Tahun 2023, Rabu (24/5/2023) bertempat di Ballroom Grage Hotel Bengkulu.
Pada kesempatan ini, Wakil Bupati Seluma didampingi Kepala Dinas Kesehatan, Kepala DP3APPKB, Kepala Dinas PMD, Kepala Bappeda dan TP PKK serta anggota TPPS Kabupaten Seluma. Kegiatan ini dihadiri Seluruh Ketua TPPS Kabupaten/Kota se-Provinsi Bengkulu beserta OPD terkait.
Berdasarkan penilaian Pemerintah Provinsi Bengkulu, Kabupaten Seluma meraih peringkat Harapan 2 dari 10 kabupaten/kota dan termasuk kategori 5 besar terhadap penilaian kinerja Pemerintah Kabupaten/Kota dalam pelaksanaan 8 aksi konvergensi percepatan penurunan stunting Provinsi Bengkulu tahun 2023.
Wakil Gubernur Bengkulu Rosjonsyah setelah membuka kegiatan, menyampaikan “Sangat apresiasi terhadap kinerja yang dilakukan Pemerintah daerah di masing-masing Kabupaten/Kota dalam upaya menurunkan stunting dengan saling bersinergi antar OPD sehingga target penurunan angka stunting di Provinsi Bengkulu tahun 2023 berada di bawah rata-rata nasional bisa diwujudkan”.
“Saat ini stunting Provinsi Bengkulu berada di angka 19 persen, mengalami penurunan sangat signifikan dari tahun sebelumnya yaitu 24 persen, dan sekarang pencapaian kita sudah berada di bawah angka stunting nasional”, ujarnya.
Wakil Bupati Seluma pada kesempatan ini mempresentasikan Penetapan Program Prioritas Daerah untuk percepatan penurunan stunting di Kabupaten Seluma, “Penurunan stunting di Kabupaten Seluma dari 24,7 % menjadi 22,1 % berdasarkan SSGI Tahun 2022”.
“Penyebab stunting bersifat multidimensional yaitu kemiskinan, akses pangan, pernikahan dini, prilaku kebiasaan, pola asuh dan pemberian makanan pada balita, haml KEK, ketersediaan air bersih dan sanitasi layak”, jelasnya.
Wabup juga menjelaskan kegiatan penanganan stunting pada tahun 2022 di Kabupaten Seluma yaitu dengan peningkatan kualitas pendidikan, akses air minum layak, sanitasi layak, rehabilitasi perlindungan, bantuan dan jaminan, serta penanganan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). (EM)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *